Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-

Sabtu, 27 Februari 2016

Koeman Pertanyakan Wasit Usai Southampton Kalah dari Chelsea


 Koeman Pertanyakan Wasit Usai Southampton Kalah dari Chelsea

Manajer Southampton Ronald Koeman mengungkap beberapa ketidakpuasan dalam kekalahan 1-2 atas Chelsea. Salah satunya terhadap wasit.

Dalam laga itu Southampton memimpin lebih dulu melalui gol Shane Long memanfaatkan sebuah kesalahan sundulan dari Baba Rahman. Skor 1-0 bertahan sampai turun minum.

Setelah itu Chelsea bangkit di babak kedua, lewat sepakan Cesc Fabregas yang berbuah gol penyama skor. Branislav Ivanovic kemudian membuat Chelsea berbalik unggul menyusul sebuah sepak pojok.

Proses gol pertama Chelsea tidak diterima dengan baik oleh Koeman. Ia menyebut wasit Martin Atkinson tidak mengindahkan hakim garis yang lebih dulu melihat adanya pelanggaran Kenedy terhadap Cedric Soares, sebelum bola dioper ke Fabregas.

"Saya tidak memahaminya. Hakim garis berdiri lebih dekat pada situasi itu. Kalau memang ada pelanggaran dari Kenedy harusnya hakim garis didengar. Itulah fungsi hakim garis, membantu wasit. Gol penyama kedudukan Chelsea bukanlah sebuah tembakan melainkan umpan silang," ucap Koeman kepada BBC dan dilansir Soccerway.

Ketidakpuasan Koeman berikutnya adalah mengenai cara bertahan timnya ketika menghadapi situasi bola mati yang berujung pada gol kedua Chelsea. Menurut Koeman, Southampton harusnya melakukan kawalan dengan lebih rapi. Hal itu menambah ketidakpuasan lain dari dirinya, yakni performa babak kedua timnya yang kurang berani maju sehingga Chelsea pun bisa mengembangkan permainan.

"Kemudian 2-1 dari sebuah situasi bola mati, biasanya kami menghadapi situasi itu dengan baik. Ivanovic lebih tangguh daripada salah satu pemain belakang kami. Kami memimpin sebelum turun minum, yang senantiasa merupakan hal bagus," kata Koeman.

"Kami bertahan dengan baik dan mereka tidak membuat banyak peluang. Tapi saya pikir masalahnya di babak kedua adalah kami tidak mendominasi dan terlalu mundur, membiarkan mereka lebih menguasai bola," tuturnya.

0 komentar:

Posting Komentar